Bismillah- Ape khabar iman sahabat2? Harapnya semakin meningkat seiring dengan umurmu. Alhamdulillah, aza dah activekan semula Facebook aza. Kembali untuk meneruskan kerja da'wah di muka bumi ALLAH. Mohon doa dari semua agar dipermudahkan jalan. Di sini aza kongsikan sedikit sebagai renungan untuk kehidupan kita sebagai khalifah di muka bumi ALLAH. Semoga bermanfaat. Nak ajak sama2 masuk syurga. ;-)
“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (untuk sementara waktu sahaja) dan sesungguhnya hari akhirat itulah sahaja negeri yang kekal”. (Surah Al-Mukmin, ayat : 39)
“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (untuk sementara waktu sahaja) dan sesungguhnya hari akhirat itulah sahaja negeri yang kekal”. (Surah Al-Mukmin, ayat : 39)
--Sembilan Renungan
Kehidupan---
Kita bangun tidur di waktu subuh dan kemudian
membasah wajah dengan air wudlu yang segar. Sesudah melaksanakan sholat dan
berdoa. Cobalah menghadap cermin di dinding. Di sana kita mulai meneliti diri :
1.Lihatlah kepala kita!
Apakah ia sudah kita tundukkan, rukukkan dan
sujudkan dengan segenap kepasrahan seorang hamba fana tiada daya di hadapan
Allah Yang Maha Perkasa, atau ia tetap tengadah dengan segenap keangkuhan,
kecongkakan dan kesombongan seorang manusia di dalam pikirannya?
2. Lihatlah mata kita!
Apakah ia sudah kita gunakan untuk menatap
keindahan dan keagungan ciptaan-ciptaan Allah Yang Maha Kuasa, atau kita
gunakan untuk melihat segala pemandangan dan kemaksiatan yang dilarang?
3. Lihatlah telinga Kita!
Apakah ia sudah kita gunakan untuk mendengarkan
suara adzan, bacaan Al Qur’an, seruan kebaikan, atau kita gunakan buat
mendengarkan suara-suara yang sia-sia tiada bermakna?
4. Lihatlah hidung Kita!
Apakah sudah kita gunakan untuk mencium sajadah
yang terhampar di tempat sholat, mencium istri, suami dan anak-anak tercinta
serta mencium kepala anak-anak papa yang kehilangan cinta bunda dan ayahnya?
5. Lihatlah mulut kita!
Apakah sudah kita gunakan untuk mengatakan
kebenaran dan kebaikan, nasehat-nasehat bermanfaat serta kata-kata bermakna
atau kita gunakan untuk mengatakan kata-kata tak berguna dan berbisa,
mengeluarkan tahafaul lisan alias penyakit lisan seperti: bergibah, memfitnah,
mengadu domba, berdusta bahkan menyakiti hati sesama?
6. Lihatlah tangan Kita!
Apakah sudah kita gunakan buat bersedekah, membantu
sesama yang kena musibah, mencipta karya-karya yang berguna atau kita gunakan
untuk mencuri, korupsi, menzalimi orang lain serta merampas hak-hak serta
harta-harta orang yang tak berdaya?
7. Lihatlah kaki Kita!
Apakah sudah kita gunakan untuk melangkah ke tempat
ibadah, ke tempat menuntut ilmu bermutu, ke tempat-tempat pengajian yang kian
mendekatkan perasaan kepada Allah Yang Maha Penyayang atau kita gunakan untuk
melangkah ke tempat maksiat dan kejahatan?
8. Lihatlah dada Kita!
Apakah di dalamnya tersimpan perasaan yang
lapang,sabar, tawakal dan keikhlasan serta perasaan selalu bersyukur kepada
Allah Yang Maha Bijaksana, atau di dalamnya tertanam ladang jiwa yang tumbuh
subur daun-daun takabur, biji-biji bakhil, benih iri hati dan dengki serta
pepohonan berbuah riya?
9. Lihatlah diri kita!
Apakah kita sering tadabur, Tafakur dan selalu
bersyukur pada karunia yang kita terima dari Allah Yang Maha Perkasa?


0 comments:
Post a Comment